ARTIKEL DALAM BLOG INI ADALAH ORIGINAL. JIKA INGIN COPY PASTE KE BLOG ANDA, SILAHKAN SERTAKAN LINK BLOG INI SEBAGAI SUMBER. BELAJAR MENGHARGAI HASIL KARYA ORANG LAIN.

Wednesday, December 5, 2018

Pentingnya Perencanaan Sebagai Fungsi Manajemen

perencanaan
Banyak ahli berpendapat bahwa perencanaan adalah aspek paling dasar dan paling penting dalam fungsi manajemen. Alasannya adalah karena perencanaan dinilai sebagai langkah awal yang akan menentukan langkah-langkah selanjutnya yang akan dilakukan.

Perencanaan menjadi aspek paling penting karena segala ide atau konsep untuk mencapai tujuan tertuang dalam perencanaan. Juga menjadi paling dasar karena melalui perencanaan, segala hal yang akan dilakukan bisa diukur dan diprediksi secara baik dan akurat.

Untuk mencapai tujuan diperlukan tindakan yang dirumuskan melalui perencanaan. Jadi, perencanaan sebenarnya bukan saja menjadi langkah awal, namun menjadi patokan atau standar dalam menjalankan sebuah organisasi. Dalam sebuah organisasi yang menganut sistem apapun pasti akan mengawali setiap kegiatannya dengan fungsi perencanaan.

Sebagai contoh, dalam organisasi pemerintahan negara yang menganut sistem trias politika didalamnya terdapat tiga lembaga yaitu eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Setiap lembaga memiliki fungsi masing-masing namun tetap memiliki ketergantungan.

Dalam pemilihan presiden, pasti sudah ada visi dan misi yang disusun berlandaskan dasar negara. Visi dan misi itulah yang menjadi fungsi perencanaan paling dasar sebagai presiden yang akan memimpin lembaga eksekutif negara, juga sebagai kepala negara. Setelah terpilih dan dilantik secara sah, presiden akan mulai menjalankan rencananya.

Namun itu tidak mudah, harus ada penjabaran lagi dari konsep perencanaan awal. Penjabaran perencanaan itu akan dituangkan dalam Rapat Kabinet yang akan mengahasilkan program kerja tahunan. Inilah hasil penjabaran yang merinci dari perencanaan awal yang sudah dirumuskan.

Setelah menyusun program kerja tahunan, presiden dan para menteri harus menyusun rencana keuangan tahunan negara yang tertuang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN). RAPBN berisi tentang keuangan negara yang dibagi menjadi dua bagian besar yaitu pendapatan negara dan belanja negara.

Setelah Program Kerja Tahunan dan RAPBN tersusun, lembaga eksekutif kemudian akan memasukan konsep tersebut kepada lembaga legislatif. Mengapa? karena lembaga legislatif yang memiliki fungsi perencanaan dan fungsi anggaran. Setiap rencana kerja dan anggaran pemerintah (lembaga eksekutif) harus disetujui lembaga legislatif.

Lembaga legislatif harus memastikan bahwa setiap rencana program kerja dan rencana keuangan negara yang disusun lembaga eksekutif harus sesuai dengan dasar negara serta peraturan yang berlaku.

Melihat rumitnya proses perencanaan dalam pemerintahan negara, kita akan menyadari bahwa perencanaan adalah hal yang paling penting dalam menjalankan organisasi. Apapun organisasi yang dijalankan harus memiliki perencanaan yang matang dan jelas agar bisa mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Banyak perusahaan besar menyadari bahwa perencanaan merupakan aspek penting dalam menjalankan perusahaan. Hal itu membuat perusahaan-perusahaan besar memiliki ahli khusus untuk perencanaan ataupun bisa melalui jasa konsultan perencanaan.


Ditulis Oleh : Leonade Hari: 8:30 PM Kategori:

0 komentar:

Post a Comment