Pentingnya Fungsi Pengarahan

studi manajemen
Fungsi pengarahan dikatakan sebagai jantung dalam proses manajemen dan menjadi titik pusat
pencapaian tujuan terjadi. Beberapa ahli menyebutkan bahwa pengarahan sebagai nafas kehidupan suatu perusahaan.

Fungsi ini juga disebut sebagai fungsi penggerakan manajemen karena melalui pengarahan operasi perusahaan sebenarnya dimulai. Pentingnya fungsi pengarahan karena memiliki banyak manfaat inti sebagai berikut:

1. Permulaan Tindakan

Pengarahan adalah fungsi yang merupakan titik awal dari aktivitas organisasi. Dari fungsi inilah tindakan berlangsung, karyawan memahami pekerjaan mereka dan melakukan sesuai dengan instruksi yang diberikan manajer. Apapun rencana yang ditetapkan dapat diimplementasikan hanya setelah pekerjaan dimulai.

2. Upaya Integrasi

Melalui pengarahan, manajer dapat membimbing, menginspirasi dan menginstruksikan karyawan untuk bekerja. Untuk ini, upaya setiap individu untuk mencapai tujuan diperlukan. Melalui arahan upaya setiap departemen dapat terkait dan terintegrasi dengan yang lain. Ini dapat dilakukan melalui kepemimpinan persuasif dan komunikasi yang efektif. Upaya integrasi membawa efektivitas dan stabilitas dalam keprihatinan.

3. Sarana Motivasi

Fungsi arah membantu dalam pencapaian tujuan. Seorang manajer memanfaatkan unsur motivasi di sini untuk meningkatkan kinerja bawahan. Ini dapat dilakukan dengan memberikan insentif atau kompensasi, baik secara moneter atau non-moneter, yang berfungsi sebagai "pemacu semangat" kepada bawahan. Motivasi juga membantu bawahan untuk memberikan yang terbaik dari kemampuan mereka yang pada akhirnya membantu dalam pertumbuhan.

4. Memberikan Stabilitas

Stabilitas dan keseimbangan yang menjadi perhatian menjadi sangat penting bagi kelangsungan hidup jangka panjang di pasar. Ini dapat dibawa oleh para manajer dengan bantuan empat alat atau elemen fungsi pengarahan. Perpaduan yang bijaksana dari kepemimpinan persuasif, komunikasi yang efektif, pengawasan ketat dan motivasi yang efisien.

Stabilitas sangat penting karena merupakan salah satu indeks pertumbuhan dari suatu perusahaan. Oleh karena itu seorang manajer dapat menggunakan keempat sifat dalam dirinya sehingga standar kinerja dapat dipertahankan.

5. Menghadapi Perubahan

Ini adalah perilaku manusia yang menunjukkan perlawanan manusia terhadap perubahan. Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan yang berubah membantu dalam mempertahankan pertumbuhan yang direncanakan dan menjadi pemimpin pasar. Fungsi pengarahan berguna untuk menyelaraskan perubahan dalam lingkungan, baik internal maupun eksternal.

Komunikasi yang efektif dapat membantu mengatasi perubahan. Peran manajer disini untuk mengkomunikasikan sifat dan isi perubahan dengan sangat jelas kepada karyawan. Ini membantu dalam klarifikasi, beradaptasi dengan mudah demi kelancaran suatu perusahaan.

6. Pemanfaatan Sumber Daya yang Efisien

Pengarahan sumber daya membantu dalam memperjelas peran setiap karyawan terhadap pekerjaannya. Sumber daya dapat dimanfaatkan dengan baik hanya jika lebih sedikit pemborosan, duplikasi upaya, tumpang tindih kinerja, dan lainnya tidak bisa terjadi.

Melalui pengarahan, peran karyawan menjadi jelas ketika manajer menggunakan pengawasannya, bimbingan, instruksi dan keterampilan motivasi untuk menginspirasi karyawan. Ini membantu dalam pemanfaatan sumber daya manusia, mesin, bahan, dan uang yang semaksimal mungkin yang membantu mengurangi biaya dan meningkatkan laba.

Dari pemaparan di atas kita bisa melihat betapa pentingnya fungsi pengarahan dalam sebuah organisasi. Penagrahan menjadi jantung dari kegiatan organisasi yang memiliki banyak fungsi dan peran.

Earnest Dale mengatakan bahwa pengarahan adalah apa yang harus dilakukan dan dengan cara mendikte prosedur dan kebijakan untuk mencapai standar kinerja. Oleh karena itu, sudah sepantasnya dikatakan bahwa pengarahan adalah esensi dari proses manajemen.

0 Response to "Pentingnya Fungsi Pengarahan"

Post a Comment

Tanggapan Anda?

1

2

3

4